Sarana Ibadah

Agama

Seiring dengan kebijakan pemerintah propinsi sumatera barat “babaliak Kanagari” di era otonomi daerah, belum mampu diterjemahkan secara konkrit ditengah-tengah kehidupan masyarakat, sehingga muncul kekhawatiran makin luntur dan rendahnya pemahaman agama bagi generasi muda.

Untuk mengantisipasi hal ini, telah dilakukan berbagai langkah dan upaya bagi tokoh masyarakat di Nagari Kamang Hilia untuk membangun mesjid, mushalla dan melakukan kegiatan-kegaiatan keagamaan dengan penyediaan sarana dan prasarana ibadah serta pengembangan kegiatan kegamaan.

Tabel. 1

Sarana dan prasarana ibadah di kanagarian Kamang Hilia

No Jorong Sarana dan Prasarana Jumlah
Mesjid Mushalla MDA/TPA
1 Koto Panjang 1   1 2
2 Dalam Koto 1 2 1 3
3 Dangau Baru 1   1 2
4 Batu Baraguang 1   1 2
5 Solok 1   1 2
6 Bancah 1   1 2
7 IV Kampuang 1 1 1 2
8 V Kampuang   1 1 2
9 Koto Nan Gadang 1   2 3
10 Binu   1   1
11 Balai Panjang   1   1
12 Guguak Rangpisang 1   1 2
13 Koto Kaciak 1     1
14 Nan VII   2 1 3
15 Pintu Koto   1   1
16 Ladang Darek   1 1 2
17 Joho   1 1 2
JUMLAH 10 11 14 33

Sumber : Hasil Pengolahan data olehTim Pendataan Nagari 2017